Permainan Sepak Takraw

Sepak takraw merupakan olahraga permainan menggunakan bola terbuat dari rotan yang dimainkan menggunakan kaki dan semua anggota badan kecuali tangan, permainan dilakukan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari tiga orang di lapangan berbentuk persegi panjang yang di bagian tengah lapangan dibatasi sebuah jaring/net. Salah satu regu dinyatakan menang jika berhasil memasukkan atau mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga bola dapat jatuh di lapangan lawan tanpa bisa dikembalikan.

Sepak takraw merupakan olahraga asli Melayu (Indonesia dan Malaysia) yang kemudian meluas sampai Semenanjung Indo-Cina (Filipina, Myanmar, Thailand dan Cina). Sepak takraw di Indonesia dan Malaysia mulai dimainkan pada abab ke VX dengan nama Sepak Raga, sedangkan di Filipina disebut Sipa, di Myanmar disebut Chin Loong, di Thailand disebut Takraw dan di Cina disebut Teng Chew.

Istilah sepak diambil dari bahasa melayu yang berarti menendang dan takraw dari bahasa Thailand yang artinya bola anyaman, sehingga secara harfiah sepak takraw adalah menendang bola anyaman. Menurut Darwis dan Basa (1992:6), perubahan nama sepak raga jaring menjadi sepak takraw diresmikan pada tanggal 27 Maret 1965 di Stadion negara Kuala Lumpur pada perhelatan olahraga Asia Tenggara (SEA Games).

Berikut ini beberapa pengertian sepak takraw dari beberapa sumber buku:

  • Menurut Sulaiman (2004:4), sepak takraw merupakan suatu permainan yang menggunakan bola yang terbuat dari rotan, dimainkan di atas lapangan yang datar berukuran panjang 13,40 m dan lebar 6,10 m. Di tengah-tengah dibatasi oleh jaring net setinggi 1,55 m.
  • Menurut Iyakrus (2012:1), sepak takraw merupakan suatu permaianan yang menggunakan bola (takraw) yang terbuat dari rotan dimainkan di atas lapangan yang berukuran 13,42 m, dan lebar 6,1 m.
  • Menurut Prawirasaputra (2000:5), Permainan sepak takraw dilakukan oleh dua regu yang berhadapan di lapangan dipisahkan oleh jarring (net) yang terbentang membelah lapangan menjadi dua bagian. Setiap regu yang berhadapan terdiri atas 3 orang pemain yang bertugas sebagai tekong yang berdiri paling belakang, dan dua orang sebagai apit kanan dan apit kiri.
  • Menurut PB. PERSETASI (1999:16), sepak takraw merupakan cabang olahraga beregu yang dimainkan diatas lapangan empat persegi panjang, dengan permukaan yang rata, baik ditempat terbuka (out-doors) maupun diruangan tertutup (in-doors), yang bebas dari rintangan.
  • Menurut Darwis dan Basa (1992:2), permainan sepak takraw merupakan perpaduan atau penggabungan tiga buah permainan yaitu permainan sepakbola, bola voli, dan bulutangkis.

Lapangan, Peralatan dan Pemain Permainan Sepak Takraw 

a. Lapangan Sepak Takraw

Ukuran Lapangan Sepak Takraw
  1. Lapangan berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran Panjang 13,4 meter dan Lebar 6,1 meter. 
  2. Terdapat lingkaran di tengah lapangan yang berfungsi sebagai tempat servis takraw dengan ukuran jari-jari 30 cm. 
  3. Garis seperempat lingkaran di setiap penjuru tengah lapangan berfungsi sebagai tempat untuk memberikan umpan servis dengan ukuran jari-jari 90 cm. 
  4. Apabila permainan dilakukan di dalam ruangan, tinggi minimal loteng atau atap adalah 8 meter dari lantai. 
  5. Empat sisi lapangan harus bebas dari hambatan sekurang-kurangnya 3 meter.
  6. Garis pinggir ditandai dengan cat, kapur atau line paper dengan lebar 4 cm, diukur dari pinggir sebelah luar.

b. Tiang dan Net 

Ukuran Tiang dan Net Sepak Taktaw
  1. Tinggi net putra 1.55 meter di pinggir dan minimal 1.52 meter di tengah. 
  2. Tinggi net putri 1.45 meter di pinggir dan minimal 1.42 meter di tengah.
  3. Kedudukan tiang 30 cm dari garis pinggir.
  4. Net terbuat dari tali, benang atau nilon yang lubangnya berukuran 6-8 cm.
  5. Panjang net tidak lebih dari 6.11 meter dan lebar 70 cm. 
  6. Kedua ujung net ditandai dengan pita ukuran 5 cm, ditarik dan dikaitkan pada tiang.

c. Bola 

Bola Sepak Takraw
  1. Bola berbentuk bulat, dibuat dari rotan atau plastik sintetis (synthetic fibre). 
  2. Berat bola antara 170-180 gram untuk putra, dan 150-160 untuk putri. 
  3. Lingkaran keliling bola 42-44 cm untuk putra dan 43-45 untuk putri terdiri dari 9-11 anyaman (strains) dan mempunyai 12 lubang. 

d. Pemain 

Nama dan Susunan Pemain Sepak Takraw
  1. Dimainkan oleh dua regu, masing-masing dimainkan oleh tiga orang, yang dilengkapi dua orang cadangan. 
  2. Satu tim terdiri dari tiga regu, jumlah pemain dalam satu tim tidak lebih dari 12 orang.
  3. Pemain yang berdiri di belakang disebut tekong dan pemain depan disebut apit (apit kiri dan kanan).

Aturan Permainan Sepak Takraw 

Aturan permainan Sepak Takraw dijelaskan dalam peraturan permainan sepak takraw ISTAF Tahun 2011, yaitu sebagai berikut:

  1. Regu yang memilih Sepak Mula pada waktu undian akan memulai permainan pada set pertama, pemenang set pertama akan memulai permainan pada selanjutnya.
  2. Pelambung harus segera melambungkan bola begitu wasit menyebut angka. Jika pemain mendahuluinya, maka lambungan harus diulang dan pemain tersebut diberi peringatan. 
  3. Servis dinyatakan sah jika bola telah melewati net, baik menyentuh ataupun tidak dan jatuh di lapangan lawan.
  4. Pelaksanaan servis oleh tekong boleh berbagai cara, asal satu kakinya berada tetap dalam lingkaran. 
  5. Angka diberi kepada regu yang dapat mematikan bola di daerah lawan.
  6. Angka kemenangan untuk satu set adalah 15 angka, apabila terjadi 14 sama maka untuk mencapai kemenangan harus selisih dua angka dan angka terakhir adalah 17, dengan sistem 3 set kemenangan. 
  7. Servis dilakukan tiga kali berturut-turut oleh tiap regu dan bergantian, apabila terjadi duice (14-14) maka servis dilakukan oleh regu yang mendapatkan point. 
  8. Dalam pertukaran tempat ( istirahat tiap set masing-masing diberikan waktu untuk istirahat 2 menit). 
  9. Jika kedua regu memenangkan dua set, maka kemenangan ditentukan oleh hasil tie break, dengan angka 15 angka, apabila terjadi angka 14 sama maka untuk mencapai harus selisih dua angka dan angka terakhir adalah 17. 
  10. Sebelum set tie break, wasit melakukan undian yang memenangkan undian melakukan servis pertama.
  11. Pergantian tempat pada set tie break jika salah satu regu mencapai point angka 8.

Teknik Dasar Permainan Sepak Takraw 

Menurut Yusup dkk, (2004:30-42), teknik dasar permainan sepak takraw terdiri dari sepak sila, sepak kuda, sepak badak, sepak cungkil, heading, memaha, mendada, menapak, sepak mula, smash, dan blocking. Adapun penjelasan untuk masing-masing teknik dasar permainan sepak takraw tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Sepak Sila. Sepak sila adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki bagian dalam gunanya untuk menerima dan menimang bola, mengumpan dan menyelamatkan serangan lawan.
  2. Sepak Kuda (Sepak Kura). Sepak kuda atau sepak kura adalah sepakan dengan menggunakan kura kaki atau dengan punggung kaki. Digunakan untuk, mengontrol, memainkan bola (menimang) yang datangnya rendah dan kencang atau keras, dan pada saat mengawal atau menguasai dalam usaha menyelamatkan bola. 
  3. Sepak Cungkil. Sepak cungkil adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki (jari kaki). Digunakan untuk mengambil bola yang jauh, rendah dan bola-bola yang liar pantulan dari bloking.
  4. Menapak. Menapak adalah menyepak bola dengan menggunakan telapak kaki. Digunakan untuk: smash ke pihak lawan, menahan atau membloking smash dari pihak lawan dan menyelamatkan bola dekat net (jaring).
  5. Sepak Simpuh atau Sepak Badek. Sepak badek adalah menyepak bola dengan kaki bagian luar atau samping luar. Digunakan untuk menyelamatkan bola dari pihak lawan dan mengontrol bola dalam usaha penyelamatan.
  6. Main Kepala (heading). Main Kepala (heading) adalah memainkan bola dengan kepala. Digunakan untuk menerima bola pertama dari pihak lawan, meyelamatkan bola dari serangan lawan.
  7. Mendada. Mendada adalah memainkan bola dengan dada, digunakan untuk mengontrol bola untuk dapat dimainkan selanjutnya.
  8. Memaha. Memaha adalah memainkan bola dengan paha dalam usaha mengontrol bola, digunakan untuk menahan, menerima dan menyelamatkan bola dari serangan lawan.
  9. Membahu. Membahu adalah memainkan bola dengan bahu dalam usaha mempertahankan dari serangan pihak lawan yang mendadak, dimana pihak pertahanan dalam keadaan terdesak dan dalam posisi yang kurang baik.

Daftar Pustaka

  • Darwis, Ratinus dan Basa, Penghulu. 1992. Olahraga Pilihan Sepak Takraw. Jakarta: Depdikbud.
  • Sulaiman. 2004. Paparan Mata Kuliah Sepak Takraw. Semarang: FIK UNNES.
  • Iyakrus. 2012. Permainan Sepak Takraw. Palembang: Unsri Press.
  • Prawirasaputra, Sudrajat. 2000. Sepak Takraw. Jakarta: Depdikbud.
  • PB. PERSETASI. 1999. Mari Bermain Sepak Takraw. Jakarta: PB.PERSETASI.
  • PB. PERSETASI. 1999. Penuntun Pelatih dan Peraturan Permainan Sepaktakraw. Jakarta: Depdikbud.
  • Yusup, Ucup, dkk. 2004. Pembelajaran Permainan Sepak Takraw: Pendekatan Keterampilan Taktis di SMU. Jakarta: Direktorat Jendral Olahraga

Teknik Dasar Permainan Sepak Bola

Teknik menendang bola

Teknik menendang bola yaitu teknik menyentuh atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik menendang bola di bagi menjadi 3 bagian, yakni sebagai berikut.

1. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam.

Berikut ini langkah-langkah untuk menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, yaitu sebagai berikut.

  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis pergelangan kaki diputar ke arah luar.
  • Selanjutnya tendang bola dengan sentuhan kaki bagian dalam, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam
Gambar 1.teknik menendang bola dengan kaki bagian dalam
2. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar

Berikut ini teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posisi pergelangan kaki diputar ke arah dalam.
  • Selanjutnya tentang bola dengan sentuhan kaki bagian luar, untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut:
Teknik sepak bola menggunakan kaki bagian luar
gambar 2.teknik menendang bola dengan kaki bagian luar
3. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung

Berikut ini teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung adalah sebagai berikut.

  • Sikap badan dibelakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki didepan sebagai kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
  • Kaki tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap bola, lalu ayunka ke depan sehingga mengenai bola tepat pada punggung kaki, sedangkan perkenaan terhadap bola berada ditengah-tengah.
  • Selanjutnya gerakan kaki mengikuti arah lepasnya bola, untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut:
Teknik sepak bola dengan kaki bagian punggung
gambar 3.teknik menendang bola menggukan kaki bagian punggung

4. Teknik Menghentikan Bola

Teknik menghentikan bola yaitu sikap dan gerakan untuk menahan atau menghentikan bola yang datang ke arah kita. Berikut ini beberapa macam teknik menghentikan bola yakni :

  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian luar.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian punggung.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian telapak/sol sepatu.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian paha.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan dada dan perut.

3. Teknik Menggiring Bola

Menggiring bola adalah mendorong bola atau menentang bola ke depan secara pelan dengan variasi ke samping sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dalam penguasaan pemain.

Teknik menggiring bola dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan kaki bagian punggung baik menggunakan kaki kanan, kaki kiri, atau kaki kanan dan kiri secara bergantian.

Daftar Pustaka: Muhajir,2017.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Pembacaan teks proklamasi kemerdekaan

Tujuan Pembelajaran : rekan rencang sinau dapat mengetahui proklamasi Indonesia

Hasil gambar untuk gambar perumusan teks proklamasi

Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan menurut rencana Sukarno akan dilakukan di Lapangan Ikada, namun dialihkan di rumah Sukarno, Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta. Penyebab dialihkannya tempat tersebut karena di Lapangan Ikada telah berkumpul pasukan Jepang dengan senjata lengkap. Upacara proklamasi dihadiri oleh sejumlah tokoh bangsa Indonesia dengan pengawalan para pemuda.

Upacara dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan tata urutannya adalah berikut ini:

  1. Sambutan yang dilakukan oleh dua anggota panitia.
  2. Sambutan yang dilakukan oleh Mohammad Hatta
  3. Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan yang dilakukan oleh Sukarno
  4. Pengibaran bendera Merah Putih oleh Latief Hendraningrat dan Suhud, yang dengan spontan para hadirin menyanyikan lagu “Indonesia Raya”

Lamanya upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah satu jam. Walaupun sederhana dan singkat, peristiwa tersebut merupakan tanda terbentuknya bangsa dan negara Indonesia yang merdeka. Tiang bendera adalah terbuat dari bambu yang diberi tali kemudian ditanam di teras rumah Sukarno. Penjahit bendera dilakukan oleh Fatmawati Sukarno, dengan bentuk dan juga ukuran yang tidak standar. Sedangkan untuk mikrofon dan pengeras suara pinjam dari toko elektronik.

Penyebarluasan berita kemerdekaan Indonesia

Teks Proklamasi yang telah diumumkan oleh Sukarno tanggal 17 Agustus 1945 tersebut, beberapa saat kemudian telah berhasil diselundupkan ke Kantor Pusat Pemberitaan Pemerintah Jepang Domei (Sekarang Kantor Berita Antara) yang dilakukan oleh Adam Malik, Rinto Alwi, Asa Bafaqih, dan P. Lubis. Pada sekitar pukul 18.30 WIB tanggal 17 Agustus 1945, wartawan Kantor Berita Domei Syahruddin telah berhasil masuk ke gedung siaran Radio Hoso Kanzi (sekarang RRI) dalam rangka untuk menyerahkannya kepada petugas telekomunikasi (markonis) yaitu F. Wuz supaya dilakukan penyiaran berita proklamasi tersebut secara berulang-ulang. Penyebaran berita proklamasi kemerdekaan juga dengan memakai media surat kabar, antara lain : Harian Suara Asia di Surabaya yang merupakan koran pertama yang menyiarkan proklamasi, dan Harian Cahaya Bandung. Para pemuda yang melakukan perjuangan melalui jalur surat kabar yaitu : BM Diah, Sukarjo Wiryopranoto, Iwa Kusumasumatri, Ki Hajar Dewantara, Sayuti Melik, Sutan Syahrir, Madikin Wonohito, Sumanang S.H., Manai Sophian, Otto Iskandar Dinata, G.S.S.J Ratulangi, Adam Malik, Ali Hasyim, dan lain-lain. Penyebaran berita proklamasi juga memanfaatkan pengerahan massa, penyampaian dengan cara dari mulut ke mulut, penyebaran dengan menggunakan pamflet, dan corat-coret di tembok ataupun pada tempat lainnya.

Kronologis Proklamasi Kemerdekaan Perumusan teks proklamasi kemerdekaan di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda

(sumber foto google )

Rombongan Sukarno-Hatta tiba di Jakarta pukul 23.00 WIB pada tanggal 16-8-1945. Kemudian Hatta meminta kepada Ahmad Subarjo supaya menelepon Hotel Des Indes supaya diadakan tempat rapat, namun ditolak sebab telah pukul 24.000 WIB. Berdasarkan izin dari Jepang, kegiatan bisa dilakukan sebelum pukul 22.00 WIB. Lewat Ahmad Subarjo, kemudian Tadashi Maeda menawarkan rumahnya di Miyokodori yang sekarang dikenal sebagai Jl. Imam Bonjol No. 1, Jakarta untuk dipakai sebagai tempat yang aman dalam proses persiapan kemerdekaan Indonesia yaitu untuk menyusun naskah Proklamasi Kemerdekaan. Pertemuan dihadiri oleh Sukarno, Hatta, Ahmad Subarjo, para anggota PPKI, dan para tokoh pemuda antara lain : Sukarni, Sayuti Melik, BM Diah, dan Mbah Diro. Mereka yang merumuskan Teks Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia berada di ruang makan, antara lain:

  • Sukarno yang memegang pena dan kertas klad, lalu menulis naskahnya.
  • Mohammad Hatta dan Ahmad Subarjo yang mengemukakan ide-idenya secara lisan. Pada kesempatan tersebut Ahmad Subarjo yang menyampaikan kalimat pertama dengan berbunyi “Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia”. Kemudian Moh. Hatta menyampaikan untuk kalimat yang keduanya dengan berbunyi sebagai berikut: “Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya”.
  • Selanjutnya dibacakan di ruang depan. Sukarni merupakan orang yang mengusulkan agar yang menandatangani naskah tersebut adalah Sukarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia. Usulan dari Sukarni tersebut disetujui oleh semua yang hadir.
  • Konsep naskah proklamasi kemerdekaan kemudian diserahkan kepada Sayuti Melik supaya dilakukan pengetikan. Perubahan yang dilakukan oleh Sayuti Melik yaitu.- Tulisan “tempoh” dirubah menjadi “tempo”.- Tulisan “wakil-wakil bangsa Indonesia” dirubah menjadi” “atas nama bangsa Indonesia”.- Tulisan “Djakarta, 17-08-’05” diganti menjadi “Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen ‘05”.(Mungkin teman-teman bertanya mengapa proklamasi tahunnya ’05? ini merupakan kependekan dari tahun 2605 karena penanggalan yang dipakai pada waktu Indonesia diduduki Jepang memakai kalender Jepang yang saat itu adalah masuk pada tahun 2605)
  • Sesudah pengetikan telah selesai dilakukan, maka naskah teks proklamasi tersebut ditandatangani oleh Sukarno-Hatta.

Teknik Dasar Bola Basket

Bola basket adalah olahraga bola yang menggunakan keranjang atau ring sebagai tempat untuk mencetak angka. Olahraga ini dilakukan oleh dua tim yang masing-masingnya terdiri dari 5 orang sehingga disebut sebagai olahraga bola berkelompok. Kedua tim ini saling bertanding antara satu sama lain untuk memasukkan bola ke ring/keranjang lawan. Bola basket dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Menurut Ahmadi (2007:2) permainan bola basket adalah permainan yang sederhana, mudah dipelajari dan dikuasai dengan sempurna yang juga menuntut perlunya melakukan suatu latihan baik (disiplin) dalam rangka pembentukan kerja sama tim.

Teknik Dasar Permainan Bola Basket

Setiap cabang olahraga memiliki teknik-teknik dasar yang harus dikuasai agar bisa memainkannya dengan benar. Bagi seorang atlet khususnya, mereka harus menjalani beberapa tahapan pembinaan dan pelatihan. Dalam masa pembinaan dan pelatihan ini mereka diajarkan bagaimana cara melakukan teknik dasar tersebut dengan benar. Adapun teknik dasar dalam permainan bola basket, yaitu sebagai berikut :

1. Cara Memegang Bola

Meski tampaknya sesuatu yang sederhana dan sering disepelekan tetapi memegang bola basket tidak sembarangan, ada teknik yang harus dilakukan agar bola tersebut benar-benar berada dalam kontrol tangan kita dan tidak terlepas.

gambar 1.cara memegang bola

Adapun teknik dasar memegang bola basket yang benar, adalah sebagai berikut :

  • Pegang bola basket dengan kedua tangan
  • Untuk memegang bola kedua telapak tangan harus dibuka lebar seperti halnya memegang mangkok besar
  • Kedua telapak tangan berada di sisi kanan dan kiri bola serta berada agak di belakang
  • Jari-jari tangan direntangkan semua dan melekat di bagian tengah sisi kanan dan kiri bola
  • Kedua kaki dibuka lebar, posisi salah satu kaki agak ke depan
  • Badan sedikit condong ke depan dan lutut tidak kaku (rileks)

2. Passing dan Catching (Melempar dan Menangkap Bola)

Melempar dan menangkap bola (passing and catching) adalah suatu gerakan yang merujuk pada memberi dan menerima umpan antar pemain dalam satu tim. Bola basket memiliki ritme permainan yang sangat cepat oleh karena itu kerja sama tim yang baik sangat dibutuhkan dalam permainan ini agar dapat mencetak angka. Memberi dan menerima umpan akan berjalan lancar seperti yang direncanakan hanya jika tim yang bersangkutan telah memiliki kerja sama yang solid.

gambar 2.cara menangkap bola

Cara menangkap bola (catching) :

  • Raih bola dengan telapak tangan yang terbuka lebar dan jari-jari terentang
  • Begitu bola berada di telapak tangan, genggam bola tersebut dengan merentangkan jari tangan selebar mungkin ke sisi bola sambil ditarik ke belakang mendekat ke badan
gambar 3.cara melempar bola

Melempar bola (passing) terdiri dari 5 cara, antara lain :

  1. Chest Pass : melempar bola dari posisi dada
  2. Overhead Pass : melempar bola dari posisi di atas kepala
  3. Bounce Pass : melempar bola dengan cara memantulkan bola ke lantai
  4. Baseball Pass : melempar bola dari posisi diatas atau di belakang kepala
  5. Behind Back Pass : melempar bola dari belakang tubuh dengan memantulkan ke lantai

3. Dribbling (Menggiring Bola)

gambar 4.cara menggiring bola

Menurut Ambler Vic (1990:10) menggiring bola dalam permainan bola basket adalah gerakan membawa bola dengan cara memantul-mantulkannya ke lantai. Berdasarkan pengertian yang dikemukakan oleh Ambler Vic tersebut, dapat disimpulkan bahwa dribbling atau menggiring bola adalah cara membawa bola dengan memantul-mantulkannya ke lantai yang dapat dilakukan dengan dua tangan atau satu tangan secara bergantian baik sambil berlari cepat maupun setengah berlari. Satu poin penting yang harus diperhatikan dalam gerakan menggiring bola ini adalah menjaga kontrol tangan terhadap bola sehingga bola tersebut tidak direbut oleh tim lawan.

Menggiring bola terdiri dari dua cara yakni menggiring bola rendah (posisi dibawah lutut) dan menggiring bola tinggi (posisi lebih tinggi dari lutut). Kedua teknik ini memiliki tujuan masing-masing yakni menggiring bola rendah untuk melindungi bola dari jangkauan lawan sedangkan menggiring bola tinggi sebagai persiapan untuk melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menggiring bola, adalah sebagai berikut :

  • Memantulkan bola ke lantai dengan satu tangan
  • Mengontrol bola dalam genggaman jari-jari tangan, menjaga agar bola tidak bergerak tanpa arah
  • Ketika bola dipantulkan, tangan harus mengikuti arah bola lalu sesegera mungkin menempelkan telapak tangan pada bola
  • Saat menggiring bola, siku tangan harus lurus sementara pergelangan tangan dilenturkan
  • Tubuh tidak boleh terlalu tegak melainkan harus dalam keadaan setengah membungkuk, hal ini bertujuan agar lebih mudah menggiring bola
  • Kepala tegak lurus menghadap ke depan, hal ini untuk melihat lawan yang ada di depan mata
  • Memanfaatkan kedua tangan dalam melakukan dribbling bola, agar bola yang berada di tangan kita tak mudah direbut oleh lawan main

Dalam menggiring bola, pemain hanya boleh memantulkan bola ke lantai setelah melakukan tiga langkah pergerakan. Jika hal ini dilanggar maka akan dianggap sebagai pelanggaran, dan bola berpindah ke bawah penguasaan tim lawan.

4. Pivot

gambar 5.pivot

Pivot adalah gerakan penyelamatan bola dari jangkauan lawan dengan melakukan gerakan memutar menggunakan satu kaki sementara kaki yang lainnya sebagai poros. Biasanya gerakan pivot ini diikuti dengan melakukan 3 gerakan lainnya yakni dribble, passing dan shooting.

5. Shooting

gambar 6.shooting

Shooting merupakan gerakan inti dari permainan bola basket yakni gerakan untuk mencetak angka/poin. Shooting atau menembak adalah gerakan memasukkan bola langsung kedalam ring/keranjang tim lawan. Gerakan ini dapat dilakukan dengan menggunakan kedua tangan maupun satu tangan saja. Selanjutnya hasil dari gerakan shooting ini dapat menghasilkan jumlah poin yang berbeda yakni 1, 2 atau 3 angka.

6. Lay Up

gambar 7.lay-up

Lay-up bukan merupakan satu gerakan tapi rangkaian gerakan untuk memasukkan bola ke dalam ring lawan. Gerakan ini dilakukan dengan cara melangkah sebanyak dua kali kemudian memasukkan bola ke dalam ring lawan. Lay-up dilakukan di sebelah kanan atau kiri sisi keranjang. Gerakan ini merupakan gerakan tembakan dari jarak dekat. Lay-up disebut juga dengan istilah tembakan melayang.

7. Rebound

gambar 8.rebound

Rebound adalah gerakan mengambil bola yang gagal masuk kedalam ring. Gerakan rebound dilakukan dengan cara menangkap atau mendapatkan hasil pantulan dari bola yang sebelumnya gagal masuk ring/keranjang oleh pemain lain, baik pemain dari satu tim maupun pemain tim lawan. Pemain dari tim manapun boleh melakukan gerakan ini, baik dari tim yang sama dengan yang memasukkan bola sebelumnya maupun dari tim lawan. Rebound dibagi menjadi 2 jenis, antara lain :

  • Ofensif rebound : shoot ulang bola yang gagal dimasukkan oleh rekan satu tim
  • Defensif rebound : merebut bola yang gagal dimasukkan oleh tim lawan

8. Slam Dunk

gambar 9.slam dunk

Slam dunk adalah gerakan memasukkan bola ke dalam ring/keranjang dengan tubuh melayang. Secara teknik, gerakan slam dunk ini adalah improvisasi dari gerakan shooting. Tidak semua pemain basket mampu melakukannya dengan sempurna hingga menghasilkan poin. Untuk bisa melakukan gerakan ini diperlukan proporsi tubuh dengan tinggi minimal 180 cm karena gerakan ini membutuhkan lompatan yang tinggi.

9. Screen

gambar 10. screen

Screen merupakan gerakan dari pemain yang bertindak sebagai penyerang dalam upaya membebaskan teman satu timnya dari penjagaan tim lawan. Gerakan screen ini dilakukan dengan cara menutup arah pergerakan pemain tim lawan yang menjaga teman satu tim. Kemudian membuka ruang pergerakan teman satu tim tersebut yakni dengan memberi jalan melewati belakang pemain yang melakukan screen.

Daftar Pustaka :Muhajir,2017.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.