Energi

Tujuan Pembelajaran kali ini yaitu teman-teman diharap dapat memahami tentang energi dalam kehidupan sehari-hari.

Gambar 1
Sumber: mystupidtheory.com

Kita sangat sering mendengar kata Energi dan menyebutkan kata Energi. Lalu apa itu sebenarnya Energi?

Energi adalah kemampuan untuk melakukan suatu tindakan atau pekerjaan (usaha). Kata “Energi” berasal dari bahasa yunani yaitu “ergon” yang berarti kerja. Dalam melakukan sesuatu kita selalu memanfaatkan energi, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Energi ada beberapa bentuk, yaitu sebagai berikut:
• Energi potensial
• Energi kinetik
• Energi kimia
• Energi listrik
• Dan lain-lain

  1. Energi Potensial
    Ada berbagai macam energi potensial, antara lain energi potensial gravitasi. Energi potensial gravitasi bumi, yaitu energi yang dimiliki suatu benda karena terletak di atas permukaan bumi. Maka semakin tinggi letak suatu benda di atas permukaan bumi, makin besar energi potensial gravitasinya.
  2. Energi Kinetik
    Setiap materi yang berpindah atau bergerak memiliki bentuk energi yang disebut energi kinetik atau energi gerak. Objek bergerak melakukan kerja dengan cara menggerakkan benda lain. Pemain biliar menggerakkan tongkat biliar untuk mendorong bola. Selanjutnya, bola yang bergerak akan menggerakkan bola-bola lain. Air yang mengalir melalui suatu bendungan akan menggerakkan turbin. Ketika kamu naik sepeda, kontraksi otot kaki akan mendorong pedal sepeda.
  3. Energi Kimia
    Energi kimia ialah energi yang terkandung dalam suatu zat. Misalnya, makanan memiliki energi kimia, sehingga orang yang makan akan memiliki energi untuk beraktivitas. Contoh energi kimia lainnya adalah bensin yang mengandung energi kimia, sehingga dapat digunakan untuk menggerakkan mesin.
  4. Energi Listrik
    Energi listrik ialah energi yang dimiliki muatan listrik dan arus listrik. Energi ini paling banyak digunakan karena mudah diubah menjadi energi lainnya.

Referensi:

Buku Paket Kemendikbud, SMP VII smt 1.

Kalor dan Perpindahannya

Tujuan Pembelajaran kali ini adalah agar teman-teman dapat mengerti tentang kalor dan bagaimana cara perpindahannya

Gambar 1
Sumber: e-book IPA VII Smt1

A. Kalor

Kalor merupakan salah satu bentuk energi. Suhu yang menyatakan tingkat panas benda. Benda memiliki tingkat panas tertentu karena di dalam benda terkandung energi panas.

Menurut sistem Satuan Internasional (SI), satuan untuk energi kalor adalah joule (J). Namun,  pada kehidupan sehari-hari masih ditemukan sistem satuan lain yaitu kalori (kal) atau kilokalori (kkal). 1 kalori ialah banyaknya kalor yang digperlukan oleh 1 gram air untuk menaikkan suhunya sebesar 1C.   1 kalori = 4,2 joule   1 joule   = 0,24 kalori

  1. Kalor dan perubahan Suhu

Air jika diberi panas dari pembakar spiritus yang menyala, ternyata suhunya naik. Secara umum, suhu benda akan naik jika benda itu mendapatkan kalor. Sebaliknya, suhu benda akan turun jika kalor dilepaskan dari benda itu. Air panas jika dibiarkan lama-kelamaan akan mendingin mendekati suhu ruang. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian kalor dilepaskan benda tersebut ke lingkungan.

Telah kamu ketahui pula bahwa kenaikan suhu oleh kalor dipengaruhi massa benda. Untuk menaikkan suhu yang sama, air bermassa 200 g memerlukan kalor yang lebih besar daripada air bermassa 100 g.

2. Kalor dan perubahan wujud benda

Terjadinya perubahan wujud sering diamati dalam kehidupan sehari-hari. Contoh yang sering kamu jumpai, yaitu pada air mendidih kelihatan gelembung-gelembung uap air yang menunjukkan adanya perubahan wujud dari air menjadi uap. Untuk mendidihkan air, diperlukan kalor. Jadi, untuk mengubah wujud zat cair menjadi gas diperlukan kalor.

Es batu merupakan air yang membeku, sehingga menjadi padat. ketika terkena kalor maka es ini akan mencair menjadi cair atau dapat disebut mencair. Perubahan dari padat menjadi cair.

B. Perpindahan Kalor

  1. Konduksi
    Perpindah kalor melalui zat pengantar tanpa disertai zatnya. Berdasarkan mudah tidaknya suatu zat menghantarkan kalor, zat dibagi menjadi konduktor dan isolator. Konduktor adalah zat mudah menghantarkan kalor ( besi, baja, alumunium). Isolator adalah zat yang sulit menghantarkan kalor (kayu, karet dan kertas).
  2. Konveksi
    Konveksi adalah perpindahan kalor melalui suatu zat yang disertai perpindahan partikel atau molekul. Umumnya terjadi pada zat cair dan gas. Konveksi selalu diiringi aliran (arus materi) secara nyata sehingga perpindahan kalor dengan cara seperti ini disebut juga aliran kalor.
  3. Radiasi
    Radiasi adalah perpindahan kalor tanpa melalui zat perantara. Salah satu contoh adalah kalor yang kamu terima dari nyala api unggun disebabkan oleh energi pancaran. Alat yang digunakan untuk mengetahui adanya radiasi kalor atau energi pancaran kalor disebut termoskop.

Referensi :
Buku Paket Kemendikbud, SMP VII smt 1.

Suhu Benda dan Alat Ukurnya

Tujuan dalam pembelajaran kali ini adalah agar teman-teman dapat mengetahui tentang suhu benda dan alat ukurnya.

Gambar 1
Sumber: helloimiga.wordpress.com

A. Mengetahui Suhu Benda

Suhu sebuah benda adalah tingkat (derajat) panas suatu benda. Benda yang panas mempunyai derajat panas lebih tinggi daripada benda yang dingin. Hasil kegiatan penyelidikanmu menunjukkan bahwa indra perasa memang dapat merasakan tingkat panas benda. Akan tetapi, indra perasa bukan pengukur tingkat panas yang andal. Benda yang tingkat panasnya sama dirasakan berbeda oleh tangan kanan dan kirimu. Jadi, suhu benda yang diukur dengan indra perasa menghasilkan ukuran suhu kualitatif yang tidak dapat dipakai sebagai acuan. Suhu harus diukur secara kuantitatif dengan alat ukur suhu yang disebut termometer.

B. Jenis-Jenis Termometer

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu sesaui dengan standar yang ada.

  1. Termometer Zat Cair
  • Termometer Laboratorium

Bentuknya panjang dengan skala dari -10°C sampai 110°C menggunakan raksa, atau alkohol seperti ditunjukkan pada Gambar.

  • Termometer Suhu Badan
Gambar 3
Sumber: alodokter.com

Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu badan manusia. Skala yang ditulis antara 35 °C dan 42 °C . Pipa di bagian bawah dekat labu dibuat sempit sehingga pengukuran lebih teliti akibat raksa tidak segera turun ke labu/ reservoir. Namun sekarang sudah ada pula yang berbentuk digital seperti pada gambar.

  • Termometer Bimetal

Prinsip kerja termometer bimetal adalah apabila suhu berubah menjadi tinggi keping bimetal akan melengkung ke arah logam yg koefisien nya lebih tinggi/ bila pada contoh gambar 4 akan mengarah ke bimetal.

  • Termometer Kristal Cair
Gambar 5
Sumber: spansaa.blogspot.com

Terdapat kristal cair yang warnanya dapat berubah jika suhu berubah. Kristal ini dikemas dalam plastik tipis, untuk mengukur suhu tubuh, suhu akuarium, dan sebagainya.

Referensi:

Buku Paket Kemendikbud, SMP VII smt 1.

Makhluk Hidup & Benda Tak Hidup

Tujuan Pembelajaran kali ini adalah teman-teman semua dapat mengerti apa itu makhluk hidup dan tak hidup. Beserta ciri-ciri makhluk hidup.

Sumber: jessicasreel.me

Makhluk hidup adalah setiap sesuatu yang dapat bernafas atau menghirup udara. Makhluk hidup sering disebut sebagai Biotik. Seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan lain-lain.

Sedangkan Makhluk tak hidup adalah setiap sesuatu yang tidak memiliki ciri-ciri kehidupan, biasanya sudah ada pada alam dan sering disebut dengan abiotik. Seperti batu, kayu, air, udara dan lain-lain

Ciri-ciri makhluk hidup:

  1. Bernapas
    Setiap Makhluk hidup memerlukan Oksigen (O2) dan mengeluarkan Karbondioksida (CO2).
  2. Bergerak
    Setiap makhluk hidup dapat bergerak walaupun terkadang tidak terlihat secara langsung oleh manusia. Baik gerakan ini merupakan gerakan natural/sendiri ataupun respond.
  3. Tumbuh & Berkembang
    Makhluk hidup mengkonsumsi nutrisi dan oksigen yang dapat membuat makhluk hidup menjadi tumbuh besar ataupun subur.
  4. Berkembang Biak
    Makhluk hidup secara natural akan melakukan perkembang biakan agar dapat terus memiliki populasi.
  5. Memerlukan Nutrisi
    Nutrisi merupakan sesuatu yang diperlukan oleh tubuh makhluk hidup. Dengan nutrisi makhluk hidup dapat berkembang dan tumbuh dengan baik dan sempurna. tanpa adanya nutrisi makhluk hidup akan mati.
  6. Peka Terhadap Rangsang
    Ketika makhluk hidup merasa terancam ia akan secara alami bergerak baik merespond atau melindungi dirinya dari makhluk hidup lainnya.

Referensi:
Buku Paket Kemendikbud, SMP VII smt 1.