Permainan Sepak Takraw

Sepak takraw merupakan olahraga permainan menggunakan bola terbuat dari rotan yang dimainkan menggunakan kaki dan semua anggota badan kecuali tangan, permainan dilakukan oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari tiga orang di lapangan berbentuk persegi panjang yang di bagian tengah lapangan dibatasi sebuah jaring/net. Salah satu regu dinyatakan menang jika berhasil memasukkan atau mengembalikan bola sedemikian rupa sehingga bola dapat jatuh di lapangan lawan tanpa bisa dikembalikan.

Sepak takraw merupakan olahraga asli Melayu (Indonesia dan Malaysia) yang kemudian meluas sampai Semenanjung Indo-Cina (Filipina, Myanmar, Thailand dan Cina). Sepak takraw di Indonesia dan Malaysia mulai dimainkan pada abab ke VX dengan nama Sepak Raga, sedangkan di Filipina disebut Sipa, di Myanmar disebut Chin Loong, di Thailand disebut Takraw dan di Cina disebut Teng Chew.

Istilah sepak diambil dari bahasa melayu yang berarti menendang dan takraw dari bahasa Thailand yang artinya bola anyaman, sehingga secara harfiah sepak takraw adalah menendang bola anyaman. Menurut Darwis dan Basa (1992:6), perubahan nama sepak raga jaring menjadi sepak takraw diresmikan pada tanggal 27 Maret 1965 di Stadion negara Kuala Lumpur pada perhelatan olahraga Asia Tenggara (SEA Games).

Berikut ini beberapa pengertian sepak takraw dari beberapa sumber buku:

  • Menurut Sulaiman (2004:4), sepak takraw merupakan suatu permainan yang menggunakan bola yang terbuat dari rotan, dimainkan di atas lapangan yang datar berukuran panjang 13,40 m dan lebar 6,10 m. Di tengah-tengah dibatasi oleh jaring net setinggi 1,55 m.
  • Menurut Iyakrus (2012:1), sepak takraw merupakan suatu permaianan yang menggunakan bola (takraw) yang terbuat dari rotan dimainkan di atas lapangan yang berukuran 13,42 m, dan lebar 6,1 m.
  • Menurut Prawirasaputra (2000:5), Permainan sepak takraw dilakukan oleh dua regu yang berhadapan di lapangan dipisahkan oleh jarring (net) yang terbentang membelah lapangan menjadi dua bagian. Setiap regu yang berhadapan terdiri atas 3 orang pemain yang bertugas sebagai tekong yang berdiri paling belakang, dan dua orang sebagai apit kanan dan apit kiri.
  • Menurut PB. PERSETASI (1999:16), sepak takraw merupakan cabang olahraga beregu yang dimainkan diatas lapangan empat persegi panjang, dengan permukaan yang rata, baik ditempat terbuka (out-doors) maupun diruangan tertutup (in-doors), yang bebas dari rintangan.
  • Menurut Darwis dan Basa (1992:2), permainan sepak takraw merupakan perpaduan atau penggabungan tiga buah permainan yaitu permainan sepakbola, bola voli, dan bulutangkis.

Lapangan, Peralatan dan Pemain Permainan Sepak Takraw 

a. Lapangan Sepak Takraw

Ukuran Lapangan Sepak Takraw
  1. Lapangan berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran Panjang 13,4 meter dan Lebar 6,1 meter. 
  2. Terdapat lingkaran di tengah lapangan yang berfungsi sebagai tempat servis takraw dengan ukuran jari-jari 30 cm. 
  3. Garis seperempat lingkaran di setiap penjuru tengah lapangan berfungsi sebagai tempat untuk memberikan umpan servis dengan ukuran jari-jari 90 cm. 
  4. Apabila permainan dilakukan di dalam ruangan, tinggi minimal loteng atau atap adalah 8 meter dari lantai. 
  5. Empat sisi lapangan harus bebas dari hambatan sekurang-kurangnya 3 meter.
  6. Garis pinggir ditandai dengan cat, kapur atau line paper dengan lebar 4 cm, diukur dari pinggir sebelah luar.

b. Tiang dan Net 

Ukuran Tiang dan Net Sepak Taktaw
  1. Tinggi net putra 1.55 meter di pinggir dan minimal 1.52 meter di tengah. 
  2. Tinggi net putri 1.45 meter di pinggir dan minimal 1.42 meter di tengah.
  3. Kedudukan tiang 30 cm dari garis pinggir.
  4. Net terbuat dari tali, benang atau nilon yang lubangnya berukuran 6-8 cm.
  5. Panjang net tidak lebih dari 6.11 meter dan lebar 70 cm. 
  6. Kedua ujung net ditandai dengan pita ukuran 5 cm, ditarik dan dikaitkan pada tiang.

c. Bola 

Bola Sepak Takraw
  1. Bola berbentuk bulat, dibuat dari rotan atau plastik sintetis (synthetic fibre). 
  2. Berat bola antara 170-180 gram untuk putra, dan 150-160 untuk putri. 
  3. Lingkaran keliling bola 42-44 cm untuk putra dan 43-45 untuk putri terdiri dari 9-11 anyaman (strains) dan mempunyai 12 lubang. 

d. Pemain 

Nama dan Susunan Pemain Sepak Takraw
  1. Dimainkan oleh dua regu, masing-masing dimainkan oleh tiga orang, yang dilengkapi dua orang cadangan. 
  2. Satu tim terdiri dari tiga regu, jumlah pemain dalam satu tim tidak lebih dari 12 orang.
  3. Pemain yang berdiri di belakang disebut tekong dan pemain depan disebut apit (apit kiri dan kanan).

Aturan Permainan Sepak Takraw 

Aturan permainan Sepak Takraw dijelaskan dalam peraturan permainan sepak takraw ISTAF Tahun 2011, yaitu sebagai berikut:

  1. Regu yang memilih Sepak Mula pada waktu undian akan memulai permainan pada set pertama, pemenang set pertama akan memulai permainan pada selanjutnya.
  2. Pelambung harus segera melambungkan bola begitu wasit menyebut angka. Jika pemain mendahuluinya, maka lambungan harus diulang dan pemain tersebut diberi peringatan. 
  3. Servis dinyatakan sah jika bola telah melewati net, baik menyentuh ataupun tidak dan jatuh di lapangan lawan.
  4. Pelaksanaan servis oleh tekong boleh berbagai cara, asal satu kakinya berada tetap dalam lingkaran. 
  5. Angka diberi kepada regu yang dapat mematikan bola di daerah lawan.
  6. Angka kemenangan untuk satu set adalah 15 angka, apabila terjadi 14 sama maka untuk mencapai kemenangan harus selisih dua angka dan angka terakhir adalah 17, dengan sistem 3 set kemenangan. 
  7. Servis dilakukan tiga kali berturut-turut oleh tiap regu dan bergantian, apabila terjadi duice (14-14) maka servis dilakukan oleh regu yang mendapatkan point. 
  8. Dalam pertukaran tempat ( istirahat tiap set masing-masing diberikan waktu untuk istirahat 2 menit). 
  9. Jika kedua regu memenangkan dua set, maka kemenangan ditentukan oleh hasil tie break, dengan angka 15 angka, apabila terjadi angka 14 sama maka untuk mencapai harus selisih dua angka dan angka terakhir adalah 17. 
  10. Sebelum set tie break, wasit melakukan undian yang memenangkan undian melakukan servis pertama.
  11. Pergantian tempat pada set tie break jika salah satu regu mencapai point angka 8.

Teknik Dasar Permainan Sepak Takraw 

Menurut Yusup dkk, (2004:30-42), teknik dasar permainan sepak takraw terdiri dari sepak sila, sepak kuda, sepak badak, sepak cungkil, heading, memaha, mendada, menapak, sepak mula, smash, dan blocking. Adapun penjelasan untuk masing-masing teknik dasar permainan sepak takraw tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Sepak Sila. Sepak sila adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki bagian dalam gunanya untuk menerima dan menimang bola, mengumpan dan menyelamatkan serangan lawan.
  2. Sepak Kuda (Sepak Kura). Sepak kuda atau sepak kura adalah sepakan dengan menggunakan kura kaki atau dengan punggung kaki. Digunakan untuk, mengontrol, memainkan bola (menimang) yang datangnya rendah dan kencang atau keras, dan pada saat mengawal atau menguasai dalam usaha menyelamatkan bola. 
  3. Sepak Cungkil. Sepak cungkil adalah menyepak bola dengan menggunakan kaki (jari kaki). Digunakan untuk mengambil bola yang jauh, rendah dan bola-bola yang liar pantulan dari bloking.
  4. Menapak. Menapak adalah menyepak bola dengan menggunakan telapak kaki. Digunakan untuk: smash ke pihak lawan, menahan atau membloking smash dari pihak lawan dan menyelamatkan bola dekat net (jaring).
  5. Sepak Simpuh atau Sepak Badek. Sepak badek adalah menyepak bola dengan kaki bagian luar atau samping luar. Digunakan untuk menyelamatkan bola dari pihak lawan dan mengontrol bola dalam usaha penyelamatan.
  6. Main Kepala (heading). Main Kepala (heading) adalah memainkan bola dengan kepala. Digunakan untuk menerima bola pertama dari pihak lawan, meyelamatkan bola dari serangan lawan.
  7. Mendada. Mendada adalah memainkan bola dengan dada, digunakan untuk mengontrol bola untuk dapat dimainkan selanjutnya.
  8. Memaha. Memaha adalah memainkan bola dengan paha dalam usaha mengontrol bola, digunakan untuk menahan, menerima dan menyelamatkan bola dari serangan lawan.
  9. Membahu. Membahu adalah memainkan bola dengan bahu dalam usaha mempertahankan dari serangan pihak lawan yang mendadak, dimana pihak pertahanan dalam keadaan terdesak dan dalam posisi yang kurang baik.

Daftar Pustaka

  • Darwis, Ratinus dan Basa, Penghulu. 1992. Olahraga Pilihan Sepak Takraw. Jakarta: Depdikbud.
  • Sulaiman. 2004. Paparan Mata Kuliah Sepak Takraw. Semarang: FIK UNNES.
  • Iyakrus. 2012. Permainan Sepak Takraw. Palembang: Unsri Press.
  • Prawirasaputra, Sudrajat. 2000. Sepak Takraw. Jakarta: Depdikbud.
  • PB. PERSETASI. 1999. Mari Bermain Sepak Takraw. Jakarta: PB.PERSETASI.
  • PB. PERSETASI. 1999. Penuntun Pelatih dan Peraturan Permainan Sepaktakraw. Jakarta: Depdikbud.
  • Yusup, Ucup, dkk. 2004. Pembelajaran Permainan Sepak Takraw: Pendekatan Keterampilan Taktis di SMU. Jakarta: Direktorat Jendral Olahraga

Teknik Dasar Permainan Sepak Bola

Teknik menendang bola

Teknik menendang bola yaitu teknik menyentuh atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik menendang bola di bagi menjadi 3 bagian, yakni sebagai berikut.

1. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam.

Berikut ini langkah-langkah untuk menendang bola menggunakan kaki bagian dalam, yaitu sebagai berikut.

  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis pergelangan kaki diputar ke arah luar.
  • Selanjutnya tendang bola dengan sentuhan kaki bagian dalam, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam
Gambar 1.teknik menendang bola dengan kaki bagian dalam
2. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar

Berikut ini teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar adalah sebagai berikut.

  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posisi pergelangan kaki diputar ke arah dalam.
  • Selanjutnya tentang bola dengan sentuhan kaki bagian luar, untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut:
Teknik sepak bola menggunakan kaki bagian luar
gambar 2.teknik menendang bola dengan kaki bagian luar
3. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung

Berikut ini teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung adalah sebagai berikut.

  • Sikap badan dibelakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki didepan sebagai kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
  • Kaki tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap bola, lalu ayunka ke depan sehingga mengenai bola tepat pada punggung kaki, sedangkan perkenaan terhadap bola berada ditengah-tengah.
  • Selanjutnya gerakan kaki mengikuti arah lepasnya bola, untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut:
Teknik sepak bola dengan kaki bagian punggung
gambar 3.teknik menendang bola menggukan kaki bagian punggung

4. Teknik Menghentikan Bola

Teknik menghentikan bola yaitu sikap dan gerakan untuk menahan atau menghentikan bola yang datang ke arah kita. Berikut ini beberapa macam teknik menghentikan bola yakni :

  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian luar.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian punggung.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian telapak/sol sepatu.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian paha.
  • Teknik menghentikan bola menggunakan dada dan perut.

3. Teknik Menggiring Bola

Menggiring bola adalah mendorong bola atau menentang bola ke depan secara pelan dengan variasi ke samping sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dalam penguasaan pemain.

Teknik menggiring bola dapat dilakukan dengan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan kaki bagian punggung baik menggunakan kaki kanan, kaki kiri, atau kaki kanan dan kiri secara bergantian.

Daftar Pustaka: Muhajir,2017.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Teknik Dasar Bola Basket

Bola basket adalah olahraga bola yang menggunakan keranjang atau ring sebagai tempat untuk mencetak angka. Olahraga ini dilakukan oleh dua tim yang masing-masingnya terdiri dari 5 orang sehingga disebut sebagai olahraga bola berkelompok. Kedua tim ini saling bertanding antara satu sama lain untuk memasukkan bola ke ring/keranjang lawan. Bola basket dapat dilakukan di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Menurut Ahmadi (2007:2) permainan bola basket adalah permainan yang sederhana, mudah dipelajari dan dikuasai dengan sempurna yang juga menuntut perlunya melakukan suatu latihan baik (disiplin) dalam rangka pembentukan kerja sama tim.

Teknik Dasar Permainan Bola Basket

Setiap cabang olahraga memiliki teknik-teknik dasar yang harus dikuasai agar bisa memainkannya dengan benar. Bagi seorang atlet khususnya, mereka harus menjalani beberapa tahapan pembinaan dan pelatihan. Dalam masa pembinaan dan pelatihan ini mereka diajarkan bagaimana cara melakukan teknik dasar tersebut dengan benar. Adapun teknik dasar dalam permainan bola basket, yaitu sebagai berikut :

1. Cara Memegang Bola

Meski tampaknya sesuatu yang sederhana dan sering disepelekan tetapi memegang bola basket tidak sembarangan, ada teknik yang harus dilakukan agar bola tersebut benar-benar berada dalam kontrol tangan kita dan tidak terlepas.

gambar 1.cara memegang bola

Adapun teknik dasar memegang bola basket yang benar, adalah sebagai berikut :

  • Pegang bola basket dengan kedua tangan
  • Untuk memegang bola kedua telapak tangan harus dibuka lebar seperti halnya memegang mangkok besar
  • Kedua telapak tangan berada di sisi kanan dan kiri bola serta berada agak di belakang
  • Jari-jari tangan direntangkan semua dan melekat di bagian tengah sisi kanan dan kiri bola
  • Kedua kaki dibuka lebar, posisi salah satu kaki agak ke depan
  • Badan sedikit condong ke depan dan lutut tidak kaku (rileks)

2. Passing dan Catching (Melempar dan Menangkap Bola)

Melempar dan menangkap bola (passing and catching) adalah suatu gerakan yang merujuk pada memberi dan menerima umpan antar pemain dalam satu tim. Bola basket memiliki ritme permainan yang sangat cepat oleh karena itu kerja sama tim yang baik sangat dibutuhkan dalam permainan ini agar dapat mencetak angka. Memberi dan menerima umpan akan berjalan lancar seperti yang direncanakan hanya jika tim yang bersangkutan telah memiliki kerja sama yang solid.

gambar 2.cara menangkap bola

Cara menangkap bola (catching) :

  • Raih bola dengan telapak tangan yang terbuka lebar dan jari-jari terentang
  • Begitu bola berada di telapak tangan, genggam bola tersebut dengan merentangkan jari tangan selebar mungkin ke sisi bola sambil ditarik ke belakang mendekat ke badan
gambar 3.cara melempar bola

Melempar bola (passing) terdiri dari 5 cara, antara lain :

  1. Chest Pass : melempar bola dari posisi dada
  2. Overhead Pass : melempar bola dari posisi di atas kepala
  3. Bounce Pass : melempar bola dengan cara memantulkan bola ke lantai
  4. Baseball Pass : melempar bola dari posisi diatas atau di belakang kepala
  5. Behind Back Pass : melempar bola dari belakang tubuh dengan memantulkan ke lantai

3. Dribbling (Menggiring Bola)

gambar 4.cara menggiring bola

Menurut Ambler Vic (1990:10) menggiring bola dalam permainan bola basket adalah gerakan membawa bola dengan cara memantul-mantulkannya ke lantai. Berdasarkan pengertian yang dikemukakan oleh Ambler Vic tersebut, dapat disimpulkan bahwa dribbling atau menggiring bola adalah cara membawa bola dengan memantul-mantulkannya ke lantai yang dapat dilakukan dengan dua tangan atau satu tangan secara bergantian baik sambil berlari cepat maupun setengah berlari. Satu poin penting yang harus diperhatikan dalam gerakan menggiring bola ini adalah menjaga kontrol tangan terhadap bola sehingga bola tersebut tidak direbut oleh tim lawan.

Menggiring bola terdiri dari dua cara yakni menggiring bola rendah (posisi dibawah lutut) dan menggiring bola tinggi (posisi lebih tinggi dari lutut). Kedua teknik ini memiliki tujuan masing-masing yakni menggiring bola rendah untuk melindungi bola dari jangkauan lawan sedangkan menggiring bola tinggi sebagai persiapan untuk melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menggiring bola, adalah sebagai berikut :

  • Memantulkan bola ke lantai dengan satu tangan
  • Mengontrol bola dalam genggaman jari-jari tangan, menjaga agar bola tidak bergerak tanpa arah
  • Ketika bola dipantulkan, tangan harus mengikuti arah bola lalu sesegera mungkin menempelkan telapak tangan pada bola
  • Saat menggiring bola, siku tangan harus lurus sementara pergelangan tangan dilenturkan
  • Tubuh tidak boleh terlalu tegak melainkan harus dalam keadaan setengah membungkuk, hal ini bertujuan agar lebih mudah menggiring bola
  • Kepala tegak lurus menghadap ke depan, hal ini untuk melihat lawan yang ada di depan mata
  • Memanfaatkan kedua tangan dalam melakukan dribbling bola, agar bola yang berada di tangan kita tak mudah direbut oleh lawan main

Dalam menggiring bola, pemain hanya boleh memantulkan bola ke lantai setelah melakukan tiga langkah pergerakan. Jika hal ini dilanggar maka akan dianggap sebagai pelanggaran, dan bola berpindah ke bawah penguasaan tim lawan.

4. Pivot

gambar 5.pivot

Pivot adalah gerakan penyelamatan bola dari jangkauan lawan dengan melakukan gerakan memutar menggunakan satu kaki sementara kaki yang lainnya sebagai poros. Biasanya gerakan pivot ini diikuti dengan melakukan 3 gerakan lainnya yakni dribble, passing dan shooting.

5. Shooting

gambar 6.shooting

Shooting merupakan gerakan inti dari permainan bola basket yakni gerakan untuk mencetak angka/poin. Shooting atau menembak adalah gerakan memasukkan bola langsung kedalam ring/keranjang tim lawan. Gerakan ini dapat dilakukan dengan menggunakan kedua tangan maupun satu tangan saja. Selanjutnya hasil dari gerakan shooting ini dapat menghasilkan jumlah poin yang berbeda yakni 1, 2 atau 3 angka.

6. Lay Up

gambar 7.lay-up

Lay-up bukan merupakan satu gerakan tapi rangkaian gerakan untuk memasukkan bola ke dalam ring lawan. Gerakan ini dilakukan dengan cara melangkah sebanyak dua kali kemudian memasukkan bola ke dalam ring lawan. Lay-up dilakukan di sebelah kanan atau kiri sisi keranjang. Gerakan ini merupakan gerakan tembakan dari jarak dekat. Lay-up disebut juga dengan istilah tembakan melayang.

7. Rebound

gambar 8.rebound

Rebound adalah gerakan mengambil bola yang gagal masuk kedalam ring. Gerakan rebound dilakukan dengan cara menangkap atau mendapatkan hasil pantulan dari bola yang sebelumnya gagal masuk ring/keranjang oleh pemain lain, baik pemain dari satu tim maupun pemain tim lawan. Pemain dari tim manapun boleh melakukan gerakan ini, baik dari tim yang sama dengan yang memasukkan bola sebelumnya maupun dari tim lawan. Rebound dibagi menjadi 2 jenis, antara lain :

  • Ofensif rebound : shoot ulang bola yang gagal dimasukkan oleh rekan satu tim
  • Defensif rebound : merebut bola yang gagal dimasukkan oleh tim lawan

8. Slam Dunk

gambar 9.slam dunk

Slam dunk adalah gerakan memasukkan bola ke dalam ring/keranjang dengan tubuh melayang. Secara teknik, gerakan slam dunk ini adalah improvisasi dari gerakan shooting. Tidak semua pemain basket mampu melakukannya dengan sempurna hingga menghasilkan poin. Untuk bisa melakukan gerakan ini diperlukan proporsi tubuh dengan tinggi minimal 180 cm karena gerakan ini membutuhkan lompatan yang tinggi.

9. Screen

gambar 10. screen

Screen merupakan gerakan dari pemain yang bertindak sebagai penyerang dalam upaya membebaskan teman satu timnya dari penjagaan tim lawan. Gerakan screen ini dilakukan dengan cara menutup arah pergerakan pemain tim lawan yang menjaga teman satu tim. Kemudian membuka ruang pergerakan teman satu tim tersebut yakni dengan memberi jalan melewati belakang pemain yang melakukan screen.

Daftar Pustaka :Muhajir,2017.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Permainan Kasti

Kasti merupakan salah satu capang olah raga yang di mana permainan ini adalah menggunakan bola kecil, dengan demikian olah raga ini dalampermainnan nya di lakukan dengan beregu karena untuk menjaga kekompakan dalam memainkannya.

Biasanya permainan kasti ini dilakukan dilapangan yang terbuka sehingga setiappemain lebih mudah untuk menjaga kedisiplinan nya serta mengutamakan unsur kekompakan dan solidaritas antar sesama teman.

Permainan ini di utamakan unsur ketangkasan serta kekuatan tubuh supaya mendapatkan kasil dan poin yang memuaskan dalam menjalankan permaianan nya dalam pemukul serta penjaga kerjasama dan kekompakan dalam satu regu.

Teknik Permainan Kasti

Dalam melakukan setiap permainan pastinya di antara permainan tersebut memiliki berbagai teknik yang baik, seperti bola kasti sangat banyak sekali teknik dalam melakukan permainan nya

Teknik permainan bola kasti adalah sebagai berikut :

Teknik Melempar Bola

Gambar1.Teknik melempar bola

Di dalam teknik melempar bola memiliki empat macam seperti :

  • Lemparan bola melambung
  • Melempar bola menyusur tanah
  • Melempar bola memantul tanah
  • Melempar bola mendatar

Teknik Menangkap Bola

Teknik-Menangkap
Gambar 2.Teknik menangkap bola

Setiap melakukan penangkapan bola yang ada di dalam permaian kasti dibagi menjadi empat bagian cara menagkapnya diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Menangkap bola mendatar
  • Menangkap bola melambung
  • Menangkap bola menyusur Tanah
  • Menangkap bola memantul Tanah

Adapun terdapat lagi beberapa cara untuk melakukan dari keempat teknik tersebut harus dasari dengan sikap seperti :

  • Pandangan mata harus tertuju ke arah datangnya bola
  • Menangkap bola harus menggunakan dengan kedua tangan sehingga membentuk seperti kuda-kuda
  • Pada waktu penangkapan bola telapak tangan harus terbuka

Teknik Melambungkan Bola

lambung-bola-kasti
gambar 3.teknik melambungkan bola

Teknik melambungkan bola kasti seringkali hal ini digunakan sebagai umpan yang bagus kepada pemukul :

Berikut terknik untuk melakukan lemparan bola melambung adalah sebagai berikut:

  • Sikap badan harus berdiri dengan posisi yang tegak
  • Disaat melempar kan bola tengan kanan dan posisi kaki kanan berada di depan.
  • Disaat melemparkan bola posisi badan condongkan ke arah depan.
  • Putar lengan tangan kira-kira 360°

Teknik Memukul Bola

Teknik-memukul-bola
Gambar 4.teknik memukul bola

Di dalam permainan bola kasti halyang harus kita pahami adalah cara melakukan pememukul bola

Berikut teknik untuk melakukan pemukulan bola kasti adalah :

  • Selalu pegang alat pemukul dengan posisi badan tegak lurus dan gemgam dengan menggunakan tangan kanan
  • Berdiri dengan sikap menyamping sehingga bola akan melambung
  • Buka bagian kedua kaki selebar bahu
  • Sikap badan dan pandangan harus fokus ke arah pelambung

Peralatan Permainan Kasti

Setelah mengenal permainan bola kasti di atas selain itu juga kita harus mengenal peralatan dalam bermain bola kasti karena peralatan sangat penting untuk melakukan permainan ini agar proses permainan dapat berjalan dengan lancar

Diantara peralatan tersebut adalah :

  • Nomor dada berukuran 25 x 25 cm dan harus berwarna putih.
  • Tongkat pemukul yang bergaris tengah 5 cm dan panjang 50-60 cm
  • Bola kecil atau keliling 20 cm berat 60-70 gram
  • Tiang hinggap tinggi 150 cm di atas tanah
  • Patok tali

Cara Bermain Bola Kasti

Setelah kita mengetahui beberapa teknik dan pengertian bahkan sejarah dalam permainan bola kasti maka di sini terdapat beberapa cara untuk melakukan permainan tersebut.

Berikut beberapa cara untuk melakukan permainan ini adalah sebagai berikut :

  • Pemain nomor urut 1 terlebih dahulu menuju ruang lempar kemudian melemparkan bola dengan sejauh mungkin
  • Setelah menuju tiang pertolongan atau langsung menuju ke tiang yang bebas untuk mendatkan poin
  • Pemain nomor urut 2 selanjutnya melemparkan bola kearah tiang pertolongan dan seterusnya di lakukan dengan melalui dari masing masing tugas yang telah di tetapkan oleh pelatih.

Daftar Pustaka: Muhajir,2017.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud

Permainan Bulu Tangkis

Pengertian Bulu tangkis

“Badminton atau bulu tangkis adalah sebuah olahraga raket yang dalam permainannya dilakukan oleh dua orang yaitu satu lawan satu untuk permainan tunggal. Ataupun permainan ganda memakai dua pasangan yang saling berlawanan”

Permainan olahraga ini hampir sama dengan tenis. Bulutangkis atau yang umum disebut dengan badminton bertujuan untuk memukul bola permainan yang disebut kok atau shuttlecock.

Lapangan Badminton

Lapangan badminton mempunyai bentuk persegi empat yang dibatasi oleh net untuk memisahkan antara daerah permainan sendiri dan juga daerah permainan lawan. Dengan ukuran panjang lapangan 13,40 meter yang bisa dipakai untuk partai tunggal atau ganda.

lapangan badminton
Gambar 1.lapangan badminton

Memiliki lebar lapangan 6,10 meter untuk pertandingan ganda dan ukuran 5,18 m jika digunakan untuk partai tunggal. Garis-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan warnanya harus kontras pada warna lapangan.

Ukuran net sama untuk tunggal dan ganda:

• Tinggi 1,55 meter
• Panjang 6,10 meter
• Lebar 0,67 meter

Peraturan Badminton

peraturan yang berlaku yaitu harus sesuai dengan peraturan IBF. Kebijakan ini bukan hanya berlaku untuk peralatan dan perlengkapan yang dipakai saja. tetapi, partai yang berkepentingan juga harus mengikutinya seperti contohnya produsen peralatan.

  1. Para pemain pada permainan badminton dibedakan menjadi beberapa partai. Partai itu diantaranya adalah partai tunggal dan partai ganda. Partai ini berlaku untuk putra maupun putri. tetapi, dalam partai ganda ada ganda campuran.
  2. Pertandingan dipimpin seorang wasit da dibantu 4 hakim garis. Jika bola keluar garis isyarat hakim garis yaitu dengan merentangkan kedua tangan ke samping.
  3. Sebelum permainan dimulai, akan diadakan undian untuk melakukan servis terlebih dahulu bagi tim yang menang dalam undiannya.

Perhitungan Angka

Perhitungan atau skorsing di permainan badminton memiliki ketentuan sebagai berikut:

Dilakukan dengan dua kali kemenangan. Sejak februari tahun 2006, semua partai permainan menggunakan sistem pemenang 2 dari 3 set yang masing-masing didapat dengan sistem penilaian rally point. Sistem ini dilakukan dengan jumlah setiap game 21.

skor
Gambar 2.skor

Dan jika terjadi kedudukan nilai 20-20, maka dinamakan yus. hingga untuk mencari kemenangan setelah kedudukan itu selisih dua poin lebih dulu harus bisa diraih. Bila pihak server melakukan kesalahan, maka penerima server dinyatakan pindah bola dan mendapat nilai 1 poin.

Bila penerima server melakukan kesalahan, maka pemain server mendapat nilai 1 poin.
Server melakukan kesalahan jika letak shuttlecock saat dipukul lebih tinggi dari pinggang server. Atau ketika shuttlecock dipukul badan raket tak diarahkan ke bawah, hingga semua bagian kepala raket tak secara jelas dan nyata ada di bawah tangan server yang memegang raket.

Teknik Dasar Badminton

Cara memegang raket yang terdiri atas tiga macam cara yaitu :

Pegangan dasar atau forehand
pegangan ini bisa dilakukan dengan cara mendirikan raket dengan sisi tegak dengan lantai ini nyaris sama dengan posisi tangan yang sedang bersalaman.

Cara memegang backhand
ini bisa dilakukan dengan cara memutar 1/4 ke kanan dari pegangan forehand.

Pegangan pukul kasur
Raket diletakkan mendatar di atas lantai. kemudian ambil dan pegang raket di bagian pegangan. Singga bagian tangan antara ibu jari dan juga telunjuk menempel di bagian permukaan yang lebar.

Teknik pukulan

Cara-cara untuk melakukan pukulan dalam permainan badminton. Tujuannya yaitu untuk menerbangkan shuttlecock ke lapangan lawan. Terdapat berbagai macam teknik dari pukulan dalam permainan badminton yaitu:

Servis

Servis adalah pukulan pertama dalam mengawali permainan badminton.

Di samping itu, servis dilakukan setelah bola mati. Andai terjadi kesalahan dalam servis, tentu menguntungkan lawan. Diantaranya lawan akan mendapatkan poin jika servis menyangkut atau gerakan servis salah.

Servis yang tanggung untuk ganda menyebabkan lawan bisa merusak pertahanan dengan cara pengembalian dari servis yang sulit dicapai. Oleh sebab itu, teknik servis harus mendapat perhatian utama sebelum memberikan teknik lain dalam permainan badminton.

Pukulan servis:

pukulan memakai raket untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang lawan dengan diagonal. Tujuannya permulaan permainan ada berbagai macam pukulan servis yakni:

Servis cambuk
Pukulan servis mendatar
Servis panjang
Pukulan servis pendek

Pukulan lob:
Pukulan ini adalah pukulan dalam permainan bulu tangkis yang tujuannya menerbangkan shuttlecock setinggi-tingginya dan mengarah jauh ke bagian belakang garis lapangan lawan pukulan ini bisa dilakukan dengan dua cara:

  1. Underhand lob: Pukulan lob yang dilakukan dari bawah. caranya dengan memukul shuttlecock yang berada di bawah badan dan dilambungkan tinggi ke bagian belakang.
  2. Overhead lob: Pukulan lob ini dilakukan dengan cara dari atas kepala untuk menerbangkan shuttlecock melambung ke bagian belakang.

Sejarah Bulu Tangkis

Olah raga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya dan secara bersaingan. Oleh sebab itu kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan itu juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.

Para tentara itu membawa permainan itu kembali ke Inggris pada tahun 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 pada sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris. Ini melukiskan permainan itu dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort’s di Gloucestershire, Inggris.

Rancangan peraturan pertama kali ditulis oleh Klub Badminton Bath tahun 1877. Asosiasi bulu tangkis Inggris di bentuk pada tahun 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya pertama kali pada tahun 1899 dengan Kejuaraan All England.

Daftar Pustaka : Muhajir,2017.Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Jakarta. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.